Kami menggunakan cookies demi memberikan layanan terbaik di website Telkomsel Orbit Selengkapnya tentang kebijakan cookies /assets/images/icon-arrow-right-light.svg
Firewall: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Cara Kerja Firewall

Firewall: Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Cara Kerja Firewall

Penggunaan internet di tengah masyarakat saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena hal tersebut pula, data-data pribadi tanpa disadari akan tersimpan di perangkat komputer secara otomatis. Bagi Anda yang sudah membuat akun berbagai macam social media, biasanya Anda akan diminta untuk memasukkan data-data pribadi. Bahkan, untuk beberapa situs Anda diharuskan untuk memberikan informasi paling penting di dalam KTP. Firewall memiliki fungsi penting untuk melindungi data tersebut.

Jika Anda termasuk orang yang banyak menyimpan data pribadi di perangkat seperti komputer dan laptop, sebaiknya berhati-hati dan pastikan Anda memiliki firewall di dalamnya. Data pribadi, baik itu yang digunakan di akun media sosial, pekerjaan, atau bahkan di sekolah, bisa saja dicuri dan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa memanfaatkan firewall.

Data pribadi memiliki risiko dicuri orang lain apabila komputer Anda tersambung dengan internet. Pembobolan data bisa dilakukan dengan mudah oleh orang lain. Akan tetapi, Anda tidak perlu merasa khawatir karena ada firewall yang bisa digunakan sebagai salah satu perlindungan. Meskipun saat ini sudah ada teknologi firewall yang bisa membantu melindungi data pribadi, masih banyak orang yang belum memahami fungsinya. Jika Anda ingin melindungi data pribadi yang tersimpan di komputer, sebaiknya ketahui terlebih dahulu pengertian dan manfaat dari firewall.

Apa itu firewall?

Dilansir dari Ciscofirewall adalah sebuah alat keamanan jaringan yang bisa digunakan untuk memantau lalu lintas jaringan serta memberikan perizinan bahkan membantu memblokir lalu lintas tertentu berdasarkan aturan. Jadi dengan kata lain, firewall ini adalah sistem keamanan yang bisa digunakan untuk melindungi perangkat komputer dari ancaman yang bisa saja terjadi pada jaringan internet.

Pengertian lain dari firewall adalah kombinasi dari hardware dan software sebagai pertahanan pertama pada jaringan yang aman dan tidak aman. Sistem keamanan ini bisa diibaratkan sebagai tembok pelindung yang secara efektif melindungi perangkat Anda dari hacker. Pencurian data pribadi ini sangat berbahaya. Sehingga, dengan adanya firewall bisa memberikan ketenangan bagi para pengguna internet. Para pengguna internet  dengan perangkat komputer yang sudah dilengkapi firewall bisa menentukan arus lalu lintas keluar masuk jaringan internet ke server komputer begitu juga sebaliknya.

Saat ini, teknologi firewall sudah terpasang secara otomatis di komputer yang sering digunakan. Sehingga, banyak orang yang tidak menyadari bahwa sebenarnya perangkat komputer yang digunakan sudah memiliki proteksi.

Apa saja fungsi dan manfaat firewall?

Secara umum, firewall memang memberikan perlindungan bagi komputer Anda terhadap risiko yang mungkin terjadi akibat lalu lintas jaringan internet yang tidak aman. Namun, Anda juga perlu mengetahui lebih rinci tentang apa saja manfaat firewall bagi para pengguna internet. Berikut ini beberapa manfaat firewall:

1. Mengatur dan mencatat lalu lintas jaringan

Manfaat pertama dari adanya firewall ini adalah untuk mengatur serta mencatat lalu lintas jaringan. Dengan begitu, Anda bisa memonitor jaringan internet dan mengetahui apabila akses yang mengancam keamanan data serta privasi Anda muncul seketika.

2. Data-data pribadi terlindungi

Manfaat penting berikutnya adalah memberikan perlindungan pada data pribadi. Perlu Anda ketahui bahwa hacker yang senang mencuri data pribadi bisa dengan mudah mengambil informasi tersebut hanya melalui IP address yang digunakan saat mengakses internet di tempat umum. Jadi, Anda harus berhati-hati ketika menggunakan WiFi publik. Akan lebih baik jika Anda menghindari WiFi di tempat umum karena sangat rawan disalahgunakan oleh hacker.

3. Mengatur akses konten masuk

Fungsi firewall lainnya yaitu bisa membantu mengatur setiap konten yang masuk. Apabila Anda ingin membatasi konten untuk anak-anak di rumah, Anda bisa memblokir beberapa konten yang memang tidak ramah anak dengan cara manual.

Baca Juga: 5 Tips Menyediakan Internet yang Aman untuk Anak di Rumah

4. Memantau penggunaan bandwidth

Firewall juga bisa membantu memantau penggunaan bandwidth. Anda bisa melihat apa saja yang menyebabkan kuota internet cepat habis. Selanjutnya, apabila ingin membatasi penggunaan data internet, Anda bisa memblokir konten-konten streaming film atau bahkan musik yang sering kali menghabiskan banyak kuota.

5. Menjamin keamanan menjelajahi internet

Adanya firewall juga sangat efektif untuk membantu menjamin keamanan pengguna internet. Di zaman seperti sekarang ini, koneksi internet semakin diandalkan oleh banyak masyarakat yang bekerja. Risiko adanya hacker yang menanamkan virus pada perangkat dapat diminimalkan dengan menggunakan teknologi firewall. Tanpa adanya teknologi ini, data Anda akan sangat mudah diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tanda apabila perangkat Anda dimasuki virus adalah performanya yang mulai lamban atau “lemot”. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa memaksimalkan fungsi firewall bersama dengan antivirus.

Bagaimana cara kerja firewall?

Setelah Anda mengetahui tentang pengertian, fungsi, dan maanfaatnya, Anda juga perlu memahami bagaimana cara kerja firewall. Perangkat ini dirancang sedemikian rupa sehingga bisa membantu untuk memberikan proteksi pada perangkat komputer. Cara kerja dari firewall ini tidak terlalu rumit. Di dalam komputer terdapat ribuan port yang bisa digunakan untuk mengakses banyak informasi dari internet. Setelah perangkat terhubung dengan internet, firewall akan menyaring data yang diakses secara otomatis. Dengan begitu, komputer akan terjaga dari bahaya hacker yang bisa mencuri data pribadi.

Namun, Anda juga perlu tahu bahwa hacker saat ini banyak yang bisa membobol data meskipun sudah terlindungi firewall. Hacker bisa mencuri informasi dengan mengambil celah yang masih terbuka. Jadi, Anda tetap harus waspada karena firewall menjad salah satu sistem keamanan yang butuh didukung dengan perangkat proteksi lainnya. Sistem keamanan tambahan seperti server proxy diperlukan karena bisa mengecoh hacker agar sulit mendeteksi IP address Anda yang asli. Berdasarkan informasi yang dilansir dari GeeksforGeeks, perlindungan firewall ini bisa memantau arus lalu lintas berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Perangkat ini bisa menerima, memutuskan, atau bahkan menolak akses tertentu. Data yang masuk akan dianalisis sesuai dengan kebijakan.

Sebagai contoh, komputer perusahaan yang jumlahnya tidak sedikit kemudian semuanya terhubung dengan jaringan internet. Di sana, firewall akan memberikan izin untuk akses karyawan. Apabila ada karyawan dari departemen lain yang ingin masuk, maka secara otomatis akan ditolak. Jika ada lalu lintas yang tidak wajar, perangkat ini bisa memblokirnya sehingga kondisi data yang tersimpan tetap terjaga. Secara umum, perangkat ini memiliki tingkat keamanan tinggi. Efektivitasnya terbukti mampu mencegah hacker melakukan pencurian data. Aset dan informasi penting bisa disimpan dengan aman di dalam komputer tanpa khawatir akan diretas oleh orang lain.

Ketika Anda membeli sebuah perangkat komputer atau laptop, di dalamnya biasanya sudah terpasang firewall. Meski demikian, untuk memaksimalkan fungsinya Anda tetap harus meningkatkan proteksi dengan menambahkan perangkat security lain. Jika perlu, tambahkan juga anti-virus untuk mencegah komputer menjadi lelet dan bermasalah.

Demikianlah informasi tentang pengertian, manfaat, serta cara kerja dari firewall yang ada di komputer. Setelah mengetahui informasi tentang perangkat perlindungan ini, Anda bisa semakin memaksimalkan perlindungan untuk internet rumah terbaik, terutama pada data-data penting yang tersimpan di komputer.

Telkomsel Orbit

  • 268