Kami menggunakan cookies demi memberikan layanan terbaik di website Telkomsel Orbit Selengkapnya tentang kebijakan cookies /assets/images/icon-arrow-right-light.svg
cara menghitung bandwidth

Cara Menghitung Kebutuhan Bandwidth, Sangat Mudah

Tahukah Anda apa itu bandwidth? Serta bagaimana cara menghitung bandwidth dan apa saja konsep bandwidth yang perlu dipahami? Anda perlu mengetahui pengertian dan fakta menarik lainnya terkait bandwidth agar bisa memahami cara menghitung dan penggunaannya serta menggunakannya dengan efektif.

Perumpamaan bandwidth adalah seperti pipa air yang digunakan untuk mengalirkan air ke kamar mandi atau penampungan air lainnya. Semakin banyak kamar mandi dan penampungan air pada suatu tempat, maka semakin banyak atau besar pula kebutuhan pipa air dalam gedung tersebut.

Hal tersebut akan berkaitan dengan cara menghitung bandwidth sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan bandwidth di suatu instansi atau perusahaan dengan kebutuhan bandwidth di rumah bisa jadi berbeda. Semakin banyak perangkat keras yang membutuhkan akses dan koneksi internet, maka semakin banyak pula jumlah bandwidth yang dibutuhkan.

Apa Itu Bandwidth?

Sebelum membahas tentang cara menghitung bandwidth, hal yang perlu Anda pahami terlebih dahulu yaitu tentang konsep bandwidth itu sendiri.

Bandwidth merupakan istilah yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak informasi yang bisa dikirimkan oleh jaringan internet yang dihitung dalam satuan Bps atau bit per detik. Selain itu, kecepatan bandwidth juga ditunjukkan dalam satuan lain seperti Mbps (megabit) serta Gbps (gigabit) yang tergolong satuan miliaran Bps.

Bandwidth mempengaruhi seberapa cepat dan efektif media dalam melakukan transmisi seperti saat mengakses jaringan atau koneksi internet.

Semakin tinggi ukuran dan kecepatan bandwidth, maka semakin tinggi pula proses pengunduhan informasi di jejaring internet. Selain itu, bandwidth merupakan pengukuran yang dapat menunjukkan kapasitas maksimal dari tautan komunikasi kabel maupun nirkabel. Sehingga bisa juga digunakan untuk mengukur lama waktu tertentu dalam proses pengiriman data melalui jaringan internet.

Walaupun demikian, bandwidth tidak sama dengan ukuran kecepatan jaringan saat Anda mengakses sesuatu. Bandwidth berhubungan dengan kapasitas yang dapat menggambarkan seberapa besar kecepatan jaringan saat Anda melakukan transfer data.

Cara Menghitung Bandwidth dengan Mudah

Setelah mengetahui apa itu bandwidth, Anda juga perlu mengetahui cara menghitung bandwidth. Besar kebutuhan bandwidth berbeda-beda antara satu kantor ataupun perorangan.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menghitung bandwidth untuk bisa menemukan jumlah yang sesuai.

  • Jumlah Perangkat Keras yang Membutuhkan Bandwidth

Hal pertama yang perlu Anda hitung yaitu jumlah perangkat keras yang akan membutuhkan internet. Baik perangkat keras berupa laptop, komputer, smartphone dan beberapa perangkat lainnya yang membutuhkan akses untuk mengunduh dan mengunggah sesuatu.

Biasanya, perangkat keras seperti laptop dan komputer akan membutuhkan koneksi internet yang lebih besar. Sehingga gedung perusahaan ataupun rumah yang memiliki perangkat keras dalam jumlah banyak tentu membutuhkan jumlah bandwidth yang cukup besar pula.

  • Jumlah atau Batas Maksimal Bandwidth untuk Setiap Perangkat

Hal kedua yang juga perlu Anda perhitungkan terlebih dahulu sebelum mulai menghitung jumlah bandwidth atau batas maksimal bandwidth untuk setiap perangkat. Biasanya, hal ini berlaku untuk gedung perkantoran dan menjadi salah satu peraturan atau kebijakan pihak terkait. Sehingga setiap pekerja dalam gedung tersebut memahami batas maksimal yang bisa digunakan untuk mengunggah ataupun mengunduh sesuatu.

1. Cara Menghitung Bandwidth dengan Rumus Sederhana

Setelah mengetahui dua hal di atas, hal utama yang perlu Anda lakukan tentunya menerapkan cara menghitung bandwidth menggunakan rumus sederhana. Anda bisa menerapkan cara penghitungan ini untuk mengetahui jumlah bandwidth yang dibutuhkan suatu instansi atau perusahaan maupun di rumah.

Rumus sederhana penghitungan bandwidth juga sangat mudah, berikut ini caranya:

Jumlah bandwidth yang dibutuhkan = Jumlah Perangkat (user) × Batas Maksimal Bandwidth untuk Setiap Perangkat

Hal yang dilibatkan dalam proses penghitungan ini sesuai dengan dua hal yang telah dibahas sebelumnya.

2. Konsep Bandwidth Berdasarkan Skala Kebutuhan

Setelah mengetahui cara menghitung bandwidth, Anda juga perlu mengetahui konsep bandwidth berdasarkan skala kebutuhan.

Penghitungan jumlah bandwidth yang dibutuhkan dalam konsep ini tidak selalu sama antar individu. Hal yang mempengaruhi adalah aktivitas yang dilakukan selama mengakses internet. Berikut ini 3 contoh pengguna yang dibagi berdasarkan kebutuhan dan aktivitas.

  • Pengguna Ringan

Konsep bandwidth berdasarkan skala kebutuhan yang pertama untuk pengguna ringan dianggap cocok dengan jumlah bandwidth sebesar 120 Kbps. Skala ini bisa Anda gunakan jika hanya menggunakan koneksi internet untuk mengakses website untuk browsing dan email.

  • Pengguna Sedang

Konsep bandwidth kedua digunakan untuk mengukur kebutuhan bandwidth bagi pengguna sedang dengan jumlah bandwidth sebesar 300 Kbps. Skala ini digunakan untuk pengguna yang mengakses internet untuk hal berbasis cloud, transfer file, gambar dan video per-batch, dan melakukan administrasi sistem informasi.

  • Pengguna Berat

Terakhir yaitu skala kebutuhan bandwidth untuk pengguna berat yang ditaksir bisa membutuhkan bandwidth dalam jumlah 500 Kbps. Pengguna dalam skala ini tergolong sebagai pengguna aktif yang mengakses internet untuk file besar secara real time dan rutin.

Contoh Kasus Menghitung Bandwidth di Rumah

Misalnya di dalam rumah ada 5 pengguna dengan masing-masing 2 perangkat laptop dan handphone dengan rincian sebagai berikut:

  • 3 pengguna dengan 6 perangkat = pengguna berat yang memerlukan bandwidth dengan kapasitas 120 Kbps.
  • 1 pengguna dengan 2 perangkat =  pengguna sedang dengan kebutuhan bandwidth 80 Kbps.
  • 1 pengguna dengan 2 perangkat = pengguna ringan dengan kebutuhan bandwidth 50 Kbps.

Cara menghitung bandwidth yang ideal untuk di rumah tersebut adalah:

(6x500 Kbps) + (2x300 Kbps) + (2x120 Kbps) = 3.840 Kbps atau 3,8 Mbps. Jadi sepesifikasi bandwidth pada modem yang diperlukan rumah tersebut supaya internet lancar adalah setidaknya 3,8 Mbps.

Bagaimana, mudah bukan cara mengetahui jumlah bandwidth yang dibutuhkan? Demikian ulasan mengenai cara menghitung bandwidth, semoga bermanfaat.

Baca juga: Ini Dia 5 Perbedaan Frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz pada Modem Orbit!

Berhubungan dengan bandwidth, spesifikasi modem Telkomsel Orbit memiliki bandwidth beragam mulai dari kapasitas bandwidth 15 Mbps hingga 150 Mbps. Temukan modem wifi rumah sesuai kebutuhanmu disini.
 

Telkomsel Orbit

  • 0